Archive for the ‘NC shoot’ Category

(lebih…)

Iklan

it’s a little different nc21

Posted: 5 Oktober 2010 in NC shoot
Tag:

(lebih…)

i still love u NC21

Posted: 5 Agustus 2010 in NC shoot
Tag:,

Kel onnie mianhae yah jlex TT___TT *nangis darah*

Sangmi PoV

Aku tahu hubunganku dengan Park Jung Soo a.k.a. Leeteuk sudah berlangsung cukup lama sebagai suami istri. Bahkan kami juga sudah mempunyai dua anak. Tapi bukan berarti kan kemesraanku dengan Jung Soo harus merenggang?

Umur? Tidak! Umur kami tidak terlalu tua kok. Lagipula kulihat ayah ibuku yang sudah tua renta saja masih peluk- (lebih…)

We’re Naughtync21

Posted: 29 Juni 2010 in NC shoot
Tag:,

NB: Nah… karena saya mati ide, n mengerjakan ini juga di rumah kedua saya alias rumah sakit. Ditemani kakak sepupu saya yg alimnya stengah mati. Jd hny bs bwt begini. Krn ngerjainya sembunyi-sembunyi. Mianhae~ Inspirasinya dari FF You’re destined for me di SujuFF. Walaupun endingnya ketauan tuh ff plagiat -,- tp tepuk tangan buat pengarang aslinya. Sumpah hot banget dah!—saya belum bisa buat yang segitu hotnya–

Yujin POV

“Ah… permisi! Ugh!” aku berusaha menembus kerumunan pedansa yang sedang gila ini. Ah! Sesak sekali. Kenapa Taemin bisa tahan bekerja di tempat seperti ini?

“Oh, itu dancer Taemin…” “Mana,mana?” seisi wanita yang ada di sekitarku langsung berteriak histeris. “Diatas! Diatas!” kata mereka lagi. Aku melihat ke atas. Diatas ada panggung kecil, dan dia menari dengan bebas disitu. Hah~ dasar popular. Aku berusaha menerobos kerumunan anak-anak muda yang menggila ini. Dan akhirnya aku bisa mencapai meja bar. “Hah~” keluhku sambil duduk di kursi tinggi yang langsung menghadap dengan meja panjang itu. Rencanaku memang ingin melihatnya beraksi sesekali. Lee Taemin, yang sedang menari di atas itu. Kekasihku dan terkenal di dunia malam sebagai dancer hebat yang fresh. Masih muda maksudnya. “Suiittt wiiitt…” seseorang mensiuliku dan aku segera menoleh. Ternyata bartendernya. Mata kami bertumbukan. “Nona orang baru?” tanyanya padaku. “Ah… ne…” jawabku asal dan berusaha mengulaskan senyum.

“Nona, naeppuda!” katanya berdecak padaku. “Ah… ne… gamsahamida..” kataku masih dengan senyuman paksaku. “Mau minum apa?” tanyanya padaku. “Apa saja. Aku tak mengerti minuman sini,” kataku sambil mengibaskan tangan. Kemudian menatap Taemin yang masih ngedance dengan hebatnya di atas sana. “Nona suka padanya?” tanya bartender itu mengangetkanku.”Ah… begitulah…” kataku kemudian melihat Taemin lagi. “Banyak yang mengincar dia lho nona. Biasanya kalau dia sudah selesai ngedance, dia duduk di sini dan minimal 3 wanita menemaninya.”

(lebih…)

Love at Hospital NC21

Posted: 29 Juni 2010 in NC shoot
Tag:,

“Kau sama sekali tidak demam!” decakku sambil mengambil tanganku dari keningnya. “Aku maag Hyukkie!” ketusnya. Dokter yang ada tertawa melihat kami. “Tenang saja,nona Ahn Sera sudah membaik. Dua tiga hari lagi mungkin sudah bisa pulang,” kata dokter itu.  Dokter itu baru saja melepas infus Sera. Aku membungkuk sedikit pada dokter itu. Kemudian dokter itu pun pergi bersama dua perawat yang sudah berpipi merah.

“Hai,apa kabar?” kataku sambil membelai rambutnya. Dia masih cemberut. Aku mengambil tempat disampingnya,kemudian melepas tas selempangku. “Kenapa kau cemberut?” tanyaku lagi. “Karena kau!” ketusnya.

“Hah! Memang aku ada salah?”tanyaku tanpa dosa. Dia menggeram,”sepuluh hari aku disini tapi kau sama sekali belum ada menjengukku!”emosinya meledak juga akhirnya. Aku menggaruk tengkukku, “Jeongmal mianhae Jagi,tapi aku sibuk dengan kegiatan SuJu.” Dia mendengus kesal. “Kalau begitu,kau mau apa dariku? Sebagai permintaan maaf?”kataku lagi. Dia masih diam dan tidak memandangku. Aku meringis,”Jagiya~”

“Kalau begitu aku mau kau,” katanya kemudian berbalik dan mengerling nakal. “Andwae! Sera,kau masih sakit. Masa mau begituan?” kataku. Dia memasang wajah sok cuek. “Kalau begitu tak kumaafkan!” aku mendesis.”Dasar yadong!” kataku sambil memukul kepalanya pelan. Kemudian aku berjalan kea rah jendela,dan membuka gordennya. Dari sini aku bisa melihat pemandangan  Seoul di malam hari. Dan juga pantulan bayangan dirinya yang nampak sudah setengah duduk. Sedang menggigit jarinya sambil sesekali melirikku. Hahaha… dia ketagihan rupanya.

(lebih…)

Teach me! NC21

Posted: 29 Juni 2010 in NC shoot
Tag:,

“Ah… bingung!” Younghyun menggulingkan tubuhnya. Memandangn langit-langit kamar sebentar sambil menarik napas panjang. kemudian dia kembali menatap layar laptopnya. “Harus dibuat bagaimana lagi sih?” keluhnya. Dia membaca comment-comment di blognya yang meminta dia terus membuat cerita NC. Dan memang blognya hanya menerbitkan cerita-cerita NC buatannya. Tiap minggu dia selalu menerbitkan cerita baru. “Kau ke apartementku hanya untuk berkutik dengan laptopmu itu?”

Younghyun berbalik,dan dia melihat Zhoumi berkacak pinggang di situ menatapnya gusar. “Ehm… dui bu qi gege,” katanya murung kemudian menutup laptopnya. Zhoumi masih terus memandanginya sampai Younghyun bangkit dari tempat tidur dan meletakkan laptopnya di meja sekitar situ. Kemudian Younghyun kembali duduk di tempat tidur Zhoumi. Zhoumi pun duduk di samping Younghyun.

“Berikan juga perhatian buat nan pengyou mu ini,” kata Zhoumi sambil mengelus kepala Younghyun. Bibir Younghyun maju beberapa centi,”habisnya gege. Aku sedang mati ide.”

“Mati ide apa?” tanya Zhoumi sambil menatap kedua mata Younghyun. “Aku mati ide buat terbitan ceritaku minggu ini,”katanya gontai. “Apa sih susahnya? Ceritamu kan alirannya NC. Kan klimaksnya toh di tempat tidur juga,” kata Zhoumi. Younghyun langsung menatap Zhoumi tajam,”Bu rongyi! Aku membuat cerita berkualitas. Setidaknya buat asal mulanya dulu bagaimana mereka bisa melakukannya!”

“Kau juga aneh. Buat cerita aliran begitu. Malah ada yang belum menikah lagi,”

“Zaman sekarang gitu gege. Pacaran 2 tahun 3 tahun sudah pantas dong melakukannya,” Younghyun masih bersikeras. Zhoumi menghela napas,”atau mau kupanggil Hyukkie? Buat inspirasi?” tawar Zhoumi. Younghyun menggeleng lugu,”tidak usah. Dia manatahu apa-apa. Yang dia tahu cuma nonton video yadong yang langsung melakukan adegannya.”

(lebih…)

Yu Min PoV

“Yu Min-ah, mana air  hangatnya?” teriaknya malas dari kamar mandi. “Di ember merah…” teriakku panjang sambil terus memotong bawang. “Ah,air ini sudah dingin. Buat lagi,” keluhnya. Sontak aku langsung menghentikan kegiatanku. “Mwo!?”

Saat aku berbalik dia sudah berdiri gontai di depanku. “Air hangatnya sudah dingin. Buat lagi sana,” katanya. Aku meringis,”Makanya kau jangan pulang telat! Kau bilang pulang jam 10. Taunya?”

“De… de… aku yang salah. Makanya buat lagi,” katanya sambil menggaruk kepalanya gusar. “Aku masak. Kau yang buat sendiri!” kataku ketus. “Yak! Aku capek… cepat buatkan!” balasnya. Aku menghela napas,”Kan tinggal tuangkan airnya ke panci. Nyalakan kompornya. Tuangkan ke ember tambah air dingin. Walla… jadilah air hangat,” kataku dengan ekspresi senang yang nampak dipaksa. “Nah.karena gampang itu kau saja yang buat.”

“Donghae-ah! Aku masih harus memasak. Kerjakan sendiri!” marahku sambil berkacak pinggang. “Nanti kalau api kompornya meledak ke  wajahku bagaimana? Bisa gawat seorang artis wajahnya rusak. Kalau orang sepertimu kan tak apa. mungkin saja kalau wajahmu terbakar bisa memperbaiki wajahmu yang berantakan itu,” jelasnya dengan muka innocent. “Mwo?! Aissshhh… Jinja! Yak! Dimana-mana juga mana ada artis yang keran air panasnya tidak diperbaiki 3 bulan. Sehingga harus masak air hangat lagi,” bentakku. “Kalau ada pembantu serba guna buat apa diperbaiki.”

(lebih…)